CYBERPARE.COM, MAKASSAR — PSM Makassar akan bertolak ke Jakarta sore ini. Rencananya, skuat Juku Eja akan menghadapi Bhayangkara FC pada laga uji coba pada Rabu, 5/2/2020 besok.
Laga uji coba ini persiapan untuk mematangkan strategi dan taktik dalam menyambut berbagai kompetisi yang bakal diarungi skuat Juku Eja di musim 2020.
Hal tersebut diungkap oleh CEO PSM, Munafri Arifuddin saat usai sesi perkenalan pemain anyar PSM, Roni Beroperay dan Yakob Sayuri serta Firza Andika di Hotel Aryaduta Makassar.
“Bhayangkara siap menghadapi PSM. Bagi kami, laga ini sangat penting untuk mengukur kesiapan tim menghadapi klub selevel,”beber Munafri kepada awak media Makassar. Selasa, 4/2/2020
Menurut Munafri, lawan yang akan dihadapi PSM pada grup H Piala AFC 2020 kekuatannya tentu berbeda dibanding Lalenok FC, yang disingkiran PSM Makassar pada playoff lalu.
Seperti Tampines Rover (Singapura) dan Shan United (Myanmar) adalah klub yang tergabung di Grup H karena terlempar dari playoff Liga Champions Asia. Sementara Kaya FC Iloilo (Filipina) pada musim lalu sempat menyulitkan PSM pada ajang yang sama.
Munafri menjelaskan keputusan PSM merekrut dua pemain asal Papua, Roni Beroperay dan Yakob Sayuri. “Selain kebutuhan tim, manajemen juga ingin mengembalikan tradisi pemain asal Papua di PSM,” ungkap Munafri.
Ia merujuk sejumlah nama pemain asal Papua yang namanya bersinar bersama PSM pada era Liga Indonesia. Diantaranya Izaac Fatary (alm), Jack Komboy dan Ortizan Salossa serta Titus Bonai. “Semoga keduanya betah dan berkembang di PSM dan pada musim depan kontrak mereka diperpanjang,” tutur Munafri.
Khusus buat Firza Andika yang musim lalu sempat memperkuat PSM pada sejumlah laga di Liga 1, Munafri menjelaskan status bek tim nasional U-22 ini tetap sebagai pemain pinjaman. Itu karena kontraknya dengan klub Belgia, AFC Tubize masih setahun lagi.”Jadi opsi paling baik adalah melakukan meminjam Firza. Pada musim depan, kalau Firza betah di PSM akan mempermanenkan statusnya,”tandas Munafri. (uk)


















