banner 728x250

Warga Tolak Pembangunan Sekolah Non Muslim Dipemukiman Umum 

banner 120x600
banner 468x60

PAREPARE, Cyberpare.com — Imbas peletakan batu pertama, rencana pembangunan Sarana Pendidikan Non Muslim, di wilayah Kelurahan Watang Soreang Kecamatan Soreang. Terus menuai protes dari sejumlah Warga. Selain penolakan dari warga, penolakan juga digaungkan beberapa masyarakat Parepare yang tergabung dalam  Forum Peduli Ummat (FPU) Kota Parepare.

Seperti yang diutarakan H.Abd.Latief, Salah seorang Warga di Kecamatan Soreang, Ia mengaku jika Rencana Pembangunan Sekolah Non Muslim di wilayah Soreang, belum sepenuhnya mendapat ijin dari Warga sekitar.

“Kami bukan menolak pembangunan Sekolah Non Muslim itu, Hanya saja Lokasi Pendiriannya kurang tepat, Ia berdekatan dengan salah satu tempat Ibadah Muslim, sehingga lokasinya dinilai tempat pembangunanya tidak tepat,  apalagi pembwritahuan dari warga setempat tidak dilakukan, ungkap H.Latief, Salah seorang warga Jl.Muhammad Arsyad ini, minggu pagi tadi.

Ditegaskannya, saat peletakan Batu Pertama pembangunan Sekolah yanh direncanakan untuk Kaum Non Muslim ini, memang dilakukan Walikota Parepare H.M.Taufan Pawe SH.MH. tapi lagi lagi terkait perijinan warga yang tidak disampaikan, termasuk dirimya, ungkap H.Latief Lagi.

Diketahui rencana Pembangunan Fasilitas Pendidikan ini, diperuntukkan bagi keluarga Non Muslim, dan Jenjang Pendidikanya dimulai dari Pendidikan anak usia dini, Dasar hingga menengah (PAUD-SD-SMP), itu sesuai dengan Penyampaian Asisten I Pemkot Parepare H.Rusman Rahman.

Penolakan ini, juga digaungkan FPU Kota Parepare H.Rahman Saleh, usai Peletakan batu Pertama Kamis, 21 Desember lalu, Ia berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Ia berencana akan melakukan aksi protes pada pekan ini, terkait rencana pembangunan itu.

Terpisah Anggota DPRD Kota Parepare H.Yusuf Nonci, Anggota Komisi II Kota Parepare, mengaku Sebaiknya mempertimbangkan Lokasi Pembangunan Sekolah, apalagi ada Fasilitas Sekolah lain, disekitarnya, dikhawatirkan akan mempengaruhi daya serap siswa di wilayah sekolah ini, ungkap Anggota DPRD Dari Partai Hanura ini.(Effendy)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *