PAREPARE, Cyberpare.com — Kota Parepare bertekad mewujudkan pemerintahan yang bersifat entrepreneurship, dengan mengubah perilaku birokrasi yang cenderung tidak efisien, atau mengubah pemerintahan yang bersifat tradisional atau sangat birokratis.
Penjabat Sekda Parepare, Iwan Asaad, mengatakan, pemerintahaan entrepreneurship berarti memiliki semangat kewirausahaan, berupa kinerja birokrasi yang inovatif dalam memberikan pelayanan publik.
“Birokrasi entrepreneurship sesungguhnya dapat dilakukan dengan mengubah mindset birokratnya. Tantangan paradigma entreprenuership, menjadikan aparatur pemerintahan untuk berfikir efisien, efektif dan sistematis,” ujarnya, Selasa (16/10/2018).
Guna mendukung birokrasi entrepreneurship, lanjut Iwan, diperlukan peran SKPD agar melahirkan inovasi-inovasi, terkhusus pada pelayanan publik yang berkualitas
“Pelayanan publik tidak akan mungkin maksimal, kalau hanya berpaku pada pola-pola lama yang konvensional,” katanya.
Menurut Iwan, era reformasi birokrasi saat ini, menuntut adanya pelayanan publik yang lebih optimal. Lantaran reformasi birokrasi merupakan tulang punggung perubahan, agar tercipta tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
“Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. Ada tiga menjadi landasan komitmen pemerintah, yakni Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Inovasi Pelayanan Publik dan Inovasi Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan,” jelasnya. (di)


















