Jaksa Akan Periksa Sejumlah Pejabat, Terkait Korupsi Pengadaan Obat

PAREPARE, Cyberpare.com — Kejaksaan Negeri Parepare mengagendakan akan memeriksa sejumlah pejabat, terkait khususnya Pejabat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Parepare terkait Korupsi Pengadaan Obat 2015 – 2017 lalu di Rumah Sakit Umum ber Type B itu.

Rencana Pemeriksaan ini, Pihak Kejaksaan sudah menyiapkan berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan membutuhkan setidaknya 2 Pekan untuk melalukan pemeriksaan kepada sejumlah pejabat terkait dengan kegiatan ini.

“Kita masih fokus memeriksa Saksi saksi dulu, selesai itu baru Tersangka kita akan periksa, kembali” ungkap Kepala Seksi Pidana Khusus, Kejari Parepare, Fausiah dibubungi media.

Dijelaskannya, Kasus Pengadaan Obat RSUD Andi Makkasau, Kejaksaan sudah memiliki sejumlah alat bukti sehingga menetapkan tersangka. “Kasus ini mengikuti prosedur hukum, dan Intinya biarlah kami bekerja,” akuh Fausiah.

Selain mengagendakan akan memeriksa sejumlah pejabat terkait, Pihak Kejaksaan Negeri Parepare juga sudah melakukan Pemeriksaan terhadap Mantan Wakil Direktur Keuangan RS. Andi Makasau, Parepare Hj.Darna. yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Pelayanan RS Andi Makasau. Dan mantan Wadir Keuangan ini, juga mengakui atas Pemeriksaan pihak Kejaksaan yang dilalukan pada Dirinya itu,

“Iya saya sudah diperiksa, dan saya jelaskan sesuai proses pencairannya dan sudah 100 persen soal hutang saya tidak tahu,”singkat Darna kepada media saat ditemui.

Diketahui Kasus Pengadaan Obat, berawal usai Pencairan rampung 100 Persen 2016 lalu. Rp 25 Miliar, namun masih ada utang di Distributor Perusahaan Farmasi Rp. 2,2 Miliar. Sehingga Piutang ini yang menjadi dugaan Kerugian Negara yang ditimbulkan dari Proyek pengadaan obat ini. (Effendy)

Mungkin Anda juga menyukai

Lewat ke baris perkakas