PAREPARE, Cyberpare.Com – – Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Salawat Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) malam hari tadi memberangkatkan anggotanya sebanyak 3 (tiga) orang untuk membantu tim rescue dalam pencarian tiga pendaki yang diduga hilang di pegunungan Latimojong, Kabupaten Enrekang, Sabtu 14 Oktober dini hari 2017.
Ketua Umum Mapala Salawat Umpar Muhammad Aldi menjelaskan bahwa malam ini 3 anggota kami akan bergabung dengan Tim Rangers Pusat Koordinasi Daerah (PKD) Mapala Se Sulsel diantaranya, Mapala Univ. Indonesi Timur (UIT) / Mapalasta UIN Alauddin Makassar / Pahala Univ. Muhammadiyah Makassar / Mapala Veteran UPRI Makassar / Mahadipa STMIK Dipanegara Makassar / Wirpala Politani Pangkep / Mapala Nene Mallomo dan Mapala Salawat Umpar sendiri. Rencananya Tim Rangers akan bergabung di desa Uluway yang menjadi Posko Utama.
Aldi mengatakan kalau Tim Rangers akan bergabung bersama teman-teman Mapala Sulsel yang telah duluan berada di sana untuk bergabung dan melakukan pendakian dan pencarian ketiga pendaki yang hilang. Berdasarkan komunikasi dan koordinasi yang dilakukan Mapala UIT Makassar selaku koordinator Pusat Koordinasi Daerah (PKD) Mapala Se Sulsel, diarahkan untuk membantu pencarian tiga orang pendaki yang diduga hilang di pegunungan Latimojong Enrekang, dimana beberapa yang telah bergabung dalam Sar ini yakni dari Basarnas, Polsek Mengkendek, Mapala Sulsel, SKPA Tator, Sar UNM, Sar Unhas, LPB Muhammadiyah, KSR UMI, KPA serta masyarakat setempat.
Aldi menambahkan bahwa “terhitung sampai hari ini adalah pencarian hari keempat terhadap tiga pendaki yang dikabarkan hilang di pegunungan Latimojong, menurut informasi dan komunikasi yang dilakukan PKD Mapala Sulsel beberapa titik terang telah ditemukan oleh tim pencari yakni berupa petunjuk dilapangan telah ditemukan bekas sisa-sisa pembakaran yang mengarah pada diduga sementara bekas dari pembakaran ketiga pendaki tersebut di koordinat 03°19’04.5″ LS – 120°01’57” BT,” terangnya.
Senada, Ketua Pusat Koordinasi Daerah (PKD) Sulawesi Selatan Pinus menyampaikan, hari ini mulai pukul 00.28 Wita dinihari, akan menerjunkan Tim Rangers guna membantu mencari pendaki yang hilang di salah satu pegunungan Latimojong tepatnya di buntu sikolong. Tim Rangers yang akan diturunkan berjumlah 21 orang terdiri dari teman-teman Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) se Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data yang diterima, tiga pendaki yang dilaporkan belum kembali itu, yakni, Tuye alias Emman anggota dari Kelompok Pecinta Alam (KPA) Sikolong dan dua orang rekannya Afrin Bihamri dan Widi Hidayat dari Celebes Backpacker, Makassar. Salah satu pendaki yang dilaporkan hilang tersebut, yakni Afrin Dihamri alias Qeqez merupakan anggota Mapala Politeknik Negeri Ujung Pandang PNUP.
Afrin bersama dua rekannya yakni Widi dari Celebes Backpaker dan Tuye dari KPA Sikolong, memulai pendakian pada Jumat 6 oktober 2017 dengan tujuan ke Buntu Sikolong yang memilki ketinggian 2.754 Mdpl berada di perbatasan Kabupaten Tana Toraja dan Kab. Luwu. “Mengawali pendakian start di rumah warga bernama Ambe Danisa sekitar pukul 16.00 wita sore dan berencana kembali ke Mabu desa Uluwai pada hari Minggu 8 Oktober 2017. (*)


















